ANALISIS TINGKAT OPTIMASI PRODUKSI USAHATANI KENTANG (Solanumtuberosum L.) DI KABUPATEN SAMOSIR

Penulis

  • Fransiskus Gultom Universitas Darma Agung
  • Hernawaty Hernawaty Universitas Darma Agung
  • Selamat Karo-karo Universitas Darma Agung

Kata Kunci:

Optimasi, faktor produksi, dan pendapatan.

Abstrak

Tulisan ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tingkat optimasi penggunaan faktor produksi, 2) mengetahui pengaruh penggunaan input produksi (luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk, pestisida, dan peralatan) terhadap jumlah produksi kentang, 3) mengetahui tingkat pendapatan usahatani kentang di daerah penelitian, 4) mengetahui kelayakan usahatani kentang di Kabupaten Samosir. Sampel dalam penelitian ini adalah petani yang mengusahakan tanaman kentang sepanjang tahun. Jumlah sampel pada penelitian ini sebesar 28 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat optimasi penggunaan faktor produksi belum optimal dimana hasil NPMX/PX > 1 artinya untuk mencapai optimal input x harus ditambah. Luas lahan, bibit, pupuk, pestisida, peralatan, dan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani kentang. Tingkat pendapatan petani kentang tergolong tinggi. Dimana pendapatan bersih per petani Rp.17.801.146 per bulan sebesar Rp.3.617.053,14 dan per hektar sebesar 23.238.440 bila dibandingkan dengan UMK sebesar Rp.1.113.025,00, maka pendapatan usahatani kentang di daerah penelitian tergolong tinggi. Nilai R/C usahatani kentang adalah sebesar 1,65 per petani dan 4,01 per hektar hal ini menunjukan bahwa rasio R/C > 1 dari satu sehingga usahatani kentang tersebut layak diusahakan (menguntungkan secara ekonomi).

Referensi

Badan Pusat Satistik (BPS) dan Direktoral Jendral. 2019. Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Kentang. Dalam Angka Tahun 2016. Jakarta Pusat. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Staistik (BPS). 2019. Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Kentang Dalam Angka Tahun 2019. Kabupaten Samosir.

Daniel, M. 2002. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta : PT. BumiAksara.

Hernanto. F. 1996. Ilmu Usaha tani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Hermanto, 1986. Ilmu Usaha tani. Pusat Penelitian Agro Ekonomi. Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Bogor.

Husodo, SiswonoYudo, 2004. PertanianMandiri, PenebarSwadaya, Jakarta.

Mardikanto, Totok. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Nirmawati, 2014. Analisis Efisiensi Penggunaan Input Produksi Usahatani Padi Sawah Di Desa Harapan Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu.

NurulIdawati. 2012. Pedoman Lengkap Bertanam Kentang. Yogyakarta.

Rubatzky, V. E. dan M. Yamaguchi. 2001. Sayuran Dunia I (terjemahan). Institut Teknologi Bandung. Bandung.

Soerkartawi, 2002. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Setiadi. 2009. Budi DayaKentang. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sutedjo, M.M. 2008. Pupuk dan Cara Pemupukan. PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Sutopo, Lita. 2002. Teknologi Benih. Edisi Revisi. Cetakan ke-3. Jakarta. PT Raja Garfindo.

Winardi, 2009. Manajemen Optimasi, Edisi Revisi, Jakarta, Kencana Prenanda Media Group.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-09-02

Cara Mengutip

Gultom, F., Hernawaty, H., & Selamat Karo-karo. (2021). ANALISIS TINGKAT OPTIMASI PRODUKSI USAHATANI KENTANG (Solanumtuberosum L.) DI KABUPATEN SAMOSIR. Jurnal Ilmiah METADATA, 3(3), 1301-1325. Diambil dari https://ejournal.steitholabulilmi.ac.id/index.php/metadata/article/view/291