DAMPAK IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK PADA MUTU PEMBELAJARAN DI SKMN 1 GALANG
DOI:
https://doi.org/10.47652/metadata.v5i2.388Keywords:
Supervisi Akademik, Mutu PembelajaranAbstract
Kepala sekolah sebagai supervisor bertanggung jawab dalam mensupervisi kegiatan yang dilakukan oleh guru-guru untuk meningkatkan proses pembelajaran. Tujuan akhir dari supervisi akademik adalah adanya peningkatan belajar siswa melalui upaya peningkatan kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Kegiatan supervise akademik oleh kepala sekolah berfungsi sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran, penggerak terjadinya perubahan, dan pemberian bantuan serta bimbingan dalam pengembangan situasi belajar mengajar agar tercipta suasana belajar mengajar yang kondusif. Dengan melihat pencapaian yang dicapai dapat disimpulkan bahwa Dampak supervisi akademik terhadap peningkatan mutu proses pembelajaran yang dijalankan kepala sekolah telah membawa hasil berupa perbaikan dalam kinerja, kualitas dan kompetensi guru akuntasi di SMKN 1 Galang. Kepala sekolah yang dalam menjalankan fungsi supervisi, juga bertindak sebagai motivator ternyata telah berhasil menciptakan iklim belajar mengajar yang kondusif, guru menjadi lebih tenang dalam melakukan aktifitas mengajar dan mengembangkan profesi mereka karena merasa didukung dan dipayungi oleh Kepala Sekolah.
References
Beeby, C.E., (1979). Assessment of Indonesia Education. London: Oxford University Press.
Buchori, M. (2000). Pendidikan Antisipatoris. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Deming, Edwards W. American Association of School Administrators Conference, Washington, DC, January 1992. Seperti dikutip oleh Lee Jenkins. Improving Student Learning. Applying Deming Quality Principles in Education. Milwaukee,WI: ASOQ Press
Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. 2003.
Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta. 2005.
Hoy, Charles, Colin Bayne-Jardine and Margaret Wood. (2000). Improving Quality in Education. London: Falmer Press. 2006.
Miarso, Yusufhadi.(2004). Menyemai benih Teknologi Pembelajaran. Jakarta : Pustekkom Diknas & Kencana.
Nitko A.J. (1996). Educational Assessment of Students, 2nd Ed. Columbus Ohio : Prentice Hall.
O’Malley, J.M. & Valdez Pierce, L. (1996). Authentic Assessment for English Language Learners. New York: Addison-Wesley Publishing Company.
Popham, W.J. (1995). Classroom Assessment, What Teachers Need to Know. Boston: Allyn and Bacon.
Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas. (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta :Depdiknas R.I.