ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF GOVERNMENT PROGRAMS IN IMPROVING EDUCATION PARTICIPATION IN NIAS DISTRICT
DOI:
https://doi.org/10.47652/metadata.v7i2.632Kata Kunci:
Partisipasi pendidikan, Program Indonesia Pintar, BOS, faktor ekonomi, infrastruktur, Kabupaten Nias.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pemerintah, khususnya Program Indonesia Pintar (PIP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dalam meningkatkan partisipasi pendidikan di Kabupaten Nias. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi dari berbagai pihak terkait seperti guru, siswa, orang tua, dan pejabat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi pendidikan di Kabupaten Nias masih menghadapi tantangan yang signifikan, terutama terkait faktor ekonomi keluarga, keterbatasan infrastruktur pendidikan, dan jarak geografis antardesa. Program PIP dan BOS telah memberikan kontribusi positif dalam meringankan beban biaya pendidikan, namun belum mampu sepenuhnya mengatasi hambatan struktural dan kultural yang memengaruhi keputusan anak untuk melanjutkan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kebijakan yang lebih kontekstual dan terintegrasi, termasuk peningkatan infrastruktur sekolah, transportasi siswa, dan program pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis masyarakat.
Referensi
Alwan, F., & Susanty. (2024). Pemberdayaan dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan menuju sekolah bermutu. Jurnal Partisipasi Pendidikan, 12(1), 45–57.
Arwildayanto, Suparlan, & Mulyadi. (2018). Analisis kebijakan pendidikan: Kajian teoritis, eksploratif dan aplikatif. Jakarta: Kencana.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias. (2024). Statistik daerah Kabupaten Nias 2024. Gunungsitoli: BPS Kabupaten Nias.
Elfarabi, M. F. (2018). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi angka partisipasi sekolah di Indonesia (Skripsi, Universitas Indonesia).
Fitri, M., Ridwan, E., & Nazer, M. (2023). Efektivitas Program Indonesia Pintar terhadap partisipasi sekolah di kawasan barat dan timur Indonesia. Jurnal Informatika Ekonomi dan Bisnis, 7(2), 133–145.
Hidayat, A., Suwandi, & Purnomo, A. (2020). Dampak Bantuan Operasional Sekolah terhadap angka partisipasi pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Nasional dan Kebijakan, 15(1), 12–23.
Mulyana, A. (2024). Manajemen mutu pendidikan di sekolah: Strategi dan implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Purwanto, H., & Setiawan, R. (2019). Evaluasi implementasi kebijakan wajib belajar 12 tahun di wilayah pedesaan. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 10(2), 21–30.
Rahmawati, S., & Aditya, R. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi angka putus sekolah di wilayah tertinggal. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(1), 32–40.
Sari, R., & Widiastuti, D. (2021). Efektivitas Program Indonesia Pintar (PIP) dalam meningkatkan partisipasi sekolah di daerah terpencil. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan Daerah, 9(3), 77–85.
Susilo, H. (2020). Evaluasi program pendidikan gratis dalam meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 18–27.
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488. https://doi.org/10.1177/009539977500600404
Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton, NJ: Princeton University Press.